Monday, May 14, 2012

Pake Rinso Cair, Ibu Senang Anak Riang

Bulan Mei ini Mira sudah masuk usia 2 tahun 1 bulan. Sedang masuk masanya suka makan sendiri, pake tangan terutama. Pake sendok belum gitu bisa.


Dan kebiasaan ini masih belum diikuti kebiasaan cuci tangan setelah makan. Akibatnya?
Habis makan dengan entengnya menjadikan baju saya atau bajunya sendiri sebagai SERBET PRAKTIS untuk membersihkan tangan. *garuk-garuk meja*

Di lain waktu, memergoki ibunya (iya, sayaaa...:p) sedang sembunyi-sembunyi makan es krim coklat. Serta merta seruan khasnya terdengar.

“Ibuuu.. makan apa?”

“Makan es krim sayang.” (Saya memang sengaja sembunyi makan es krim coklat supaya Mira ngga minta. Maksud saya supaya Mira ngga suka makan coklat manis seperti Ibunya)

“Minta buu.”

Dan tanpa menunggu persetujuan langsung merebut es krim yang saya pegang dan melahapnya dengan semangat.

Hasilnya? Tetesan coklat pun menghiasi kaosnya. *sigh*



Selama ini saya memang jarang melarang Mira kecuali apa yang dilakukannya itu berbahaya (misalnya main gunting atau pegang pisau) atau ngga baik untuk kesehatan (misalnya makan permen).
Kalo hanya main atau pegang yang kotor-kotor ngga saya larang. Toh bisa dicuci. Meskipun kadang-kadang setelah dicuci nodanya pun masih tertinggal.

Tapi demi anak yang ngga takut mengeksplorasi lingkungannya, baju bernoda sih ngga terlalu saya permasalahkan. Kan ada baju khusus ‘seragam main’.

Sampai pengasuh Mira bilang, “Bu, coba dibelikan Rinso cair.” Sebelumnya saya biasa pake detergen bubuk untuk mencuci.

Rinso cair? Wah, saya baru tahu nih.

Pulang kantor saya sempatkan mampir supermarket untuk beli Rinso cair. Namanya juga nyoba, saya beli yang kemasan pouch 400 ml. Variasi kemasannya banyak juga, ada yang botol (1050 ml dan 525 ml), pouch (400 ml dan 800 ml) dan sachet 45 ml.


Besoknya, pengasuh Mira menunjukkan ‘seragam main’ Mira yang dicuci paginya. Wah, nodanya bisa hilang ya. Selain itu juga wangi, jadi ngga perlu pake pewangi tambahan.
Juga ga perlu lagi pake sabun colek kalo nodanya bandel ga mau hilang. Karna bentuknya cair, bisa dioleskan langsung ke noda di baju.

Dan pengasuh Mira yang kulit tangannya termasuk sensitif (yep, kalo pake detergen merk tertentu dia bisa garuk2 tangan ga berhenti) ngga komplain apapun soal Rinso cair ini.

Nah, karena saya liat Rinso cair ini ternyata bagus juga kerjanya, saya coba deh sekalian untuk nyuci baju orang serumah. Ternyata, satu tutup botol Rinso cair cukup untuk mencuci baju orang serumah tiap hari. Hemat yaaa... Dan saya sebagai bendahara rumah tangga jadi senang dong.

Mira bisa terus main dan belajar tanpa takut kotor, Ibunya ga perlu lagi menyediakan banyak ‘seragam main’. Semua baju bisa jadi seragam main.

Liat-liat di YouTube, ternyata Rinso Indonesia punya Play With Purpose Video, isinya tentang ajakan pada anak-anak untuk bermain sambil belajar. Keren lho!

Yuk ibu-ibu coba pake Rinso cair. :)



6 comments:

  1. mba Linda bukan marketingnya Rinso kan ya?? ;)

    ReplyDelete
  2. Gini2 aku make Rinso CAir juga loooh yang Plus Molto itu,,xixixix

    ReplyDelete
  3. tapi kalau aku pakai rinso cair ngebilasnya lama baru ilang busanya. jadi boros air deh :(

    tapi wanginya enak :)

    ReplyDelete